Skintific Skintific Skintific

PSIS Kalah dari PSIM Jogja di Laga Uji Coba, Ini Evaluasi Pelatih Kahudi Wahyu

banner 468x60

Jateng Post – PSIS Semarang harus mengakui keunggulan PSIM Jogja dengan skor tipis 0-1 dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Mandala Krida, Jogja, pada Selasa sore (29/7/2025). Meski menelan kekalahan, pelatih Kahudi Wahyu menegaskan bahwa fokus utama tim bukan pada hasil, melainkan evaluasi strategi jelang Championship 2025/2026.

Gol semata wayang dari pemain PSIM, Rafinha, di menit ke-79 menjadi pembeda dalam laga tersebut. Namun, bagi Kahudi, uji coba ini adalah bagian penting untuk mengukur sejauh mana skema permainan PSIS sudah bisa diterapkan di lapangan.

PSIS Semarang Kalah Tipis dari PSIM Yogyakarta di Uji Coba, Kahudi Wahyu  Fokus Evaluasi Progres dan Mental Pemain - Akurat Jateng
PSIS Kalah dari PSIM Jogja di Laga Uji Coba, Ini Evaluasi Pelatih Kahudi Wahyu

“Tujuan utama kami bukan hasil, tetapi melihat sejauh mana sistem yang kami bangun bisa dijalankan,” ujar Kahudi saat dihubungi, Kamis (31/7/2025).

Pelatih yang baru menangani PSIS musim ini itu menyebut bahwa ia lebih memberikan perhatian pada performa pemain yang tampil di babak pertama. Menurutnya, tim mampu mengontrol tempo permainan dan menunjukkan mentalitas bertanding yang positif.

Baca Juga : Kahudi Akui PSIS Dapat Banyak Pelajaran dari PSIM 

“Dari sisi mental, ada peningkatan. Anak-anak bisa memberi perlawanan dan mengendalikan permainan di awal pertandingan,” tambahnya.

Kekalahan dari PSIM Jadi Bahan Pembelajaran Jelang Championship

Namun demikian, sejumlah evaluasi tetap menjadi catatan penting, terutama dari penampilan babak kedua. Kahudi menyoroti kurangnya konsistensi dan kesiapan fisik, khususnya dari pemain-pemain lapis kedua.

“Beberapa pemain belum tampil konsisten, terutama saat memasuki babak kedua. Itu wajar, karena fokus kami memang masih belum merata,” jelasnya.

Selain itu, kondisi fisik sebagian pemain juga menjadi perhatian serius. Kahudi berharap seluruh pemain PSIS bisa meningkatkan tanggung jawab pribadi demi mencapai standar kebugaran ideal yang dibutuhkan dalam kompetisi.

“Fisik beberapa pemain belum cukup. Kami butuh mereka lebih disiplin menjaga kondisi masing-masing,” tegasnya.

Terlepas dari kekalahan, Kahudi menganggap laga melawan PSIM sebagai pembelajaran berharga. Menurutnya, PSIM tampil solid dan memberikan tekanan yang bermanfaat bagi pengembangan tim PSIS ke depan.

PSIS dijadwalkan kembali melakoni laga uji coba pada akhir pekan ini melawan PPSM Magelang. Laga tersebut rencananya digelar di Magelang dan akan menjadi kesempatan bagi Kahudi untuk kembali menilai perkembangan tim secara keseluruhan.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, PSIS menargetkan tampil lebih kompetitif di ajang Championship 2025/2026 mendatang. Evaluasi dari laga-laga uji coba ini akan menjadi dasar pembenahan dalam aspek teknis, taktis, hingga fisik pemain.