Jateng Post – Pengangkatan PPPK Jateng memasuki tahap penting setelah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menambah 13.111 pegawai paruh waktu untuk formasi tahun 2025. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memimpin langsung prosesi penyerahan surat keputusan (SK) dalam sebuah acara besar di Stadion Jatidiri, Semarang.

Ia menghadiri kegiatan tersebut bersama Wakil Gubernur Taj Yasin, Sekretaris Daerah Sumarno, dan Kepala BKN Kantor Regional 1 Yogyakarta. Acara ini menandai komitmen Pemprov Jateng dalam memperkuat pelayanan publik melalui rekrutmen ASN berbasis kebutuhan daerah.
Dalam acara tersebut, Ahmad Luthfi menekankan pentingnya profesionalisme dan dedikasi dalam menjalankan tugas sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja. Ia mengajak seluruh PPPK untuk mengedepankan kinerja dan loyalitas, terutama dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran pegawai baru tersebut dapat memperkuat berbagai sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, administrasi publik, serta pelayanan teknis yang membutuhkan tenaga tambahan.
Baca Juga : DPD apresiasi penataan non-ASN di Jateng
Pemprov Jateng merancang proses pengangkatan PPPK ini untuk menjawab kebutuhan nyata di lapangan. Setiap perangkat daerah mengusulkan jumlah formasi berdasarkan beban kerja dan analisis kebutuhan sehingga penerimaan ASN baru dapat meningkatkan efektivitas birokrasi. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan program pembinaan bagi seluruh PPPK agar mereka memahami aturan kepegawaian, standar pelayanan, serta etika profesi.
Kegiatan penyerahan SK berlangsung meriah karena belasan ribu calon PPPK hadir secara langsung. Mereka mengikuti sesi pengarahan, penandatanganan pernyataan komitmen, serta orientasi singkat mengenai tugas pokok masing-masing formasi. Gubernur berharap seluruh PPPK dapat segera menyesuaikan diri dengan ritme kerja birokrasi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Jawa Tengah.
Melalui pengangkatan PPPK Jateng, pemerintah provinsi ingin menunjukkan keseriusan dalam meningkatkan kapasitas aparatur. Dengan bertambahnya tenaga ASN, Pemprov Jateng menargetkan peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus percepatan pencapaian program prioritas daerah. Pemerintah optimis langkah ini mampu menciptakan birokrasi yang semakin profesional, responsif, dan berintegritas.















