Skintific Skintific Skintific

Pemprov Jateng Tekankan Upaya Kolaboratif Wujudkan Zero Tuberkulosis pada 2030

banner 468x60

Jateng Post – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menegaskan komitmennya untuk mewujudkan target eliminasi Tuberkulosis (TBC) pada tahun 2030. Komitmen ini disampaikan dalam sebuah pertemuan lintas sektor yang digelar di Semarang, dengan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari dinas kesehatan kabupaten/kota, rumah sakit, organisasi profesi, akademisi, hingga lembaga swadaya masyarakat.

Wujudkan Zero TBC 2030, Pemprov Jateng Tekankan Upaya Kolaboratif –  Pemerintah Provinsi Jawa Tengah
Pemprov Jateng Tekankan Upaya Kolaboratif Wujudkan Zero Tuberkulosis pada 2030

Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Jateng menekankan bahwa pemberantasan TBC tidak dapat dilakukan secara parsial, tetapi memerlukan kolaborasi menyeluruh dari seluruh elemen masyarakat.

TBC Masih Jadi Beban Kesehatan

Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo, mengungkapkan bahwa TBC masih menjadi salah satu masalah kesehatan terbesar di Jawa Tengah. Setiap tahun, tercatat ribuan kasus baru ditemukan, dan sebagian di antaranya terlambat mendapatkan penanganan. Kondisi ini menyebabkan rantai penularan terus berlangsung di masyarakat. Ia menegaskan bahwa percepatan deteksi kasus, pengobatan yang tepat, dan pemantauan pengobatan menjadi tiga kunci utama dalam memutus mata rantai penularan penyakit menular ini.

Baca Juga : Kemenkum Jateng paparkan komitmen dan capaian saat kunker Komisi XIII DPR

Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat

Untuk mencapai target zero TBC pada 2030, Pemprov Jateng mendorong penguatan kerja sama lintas sektor. Pemerintah daerah mengajak dunia usaha, lembaga pendidikan, media massa, hingga organisasi keagamaan untuk ikut berperan aktif dalam kampanye pencegahan TBC.

Dukungan sektor swasta diharapkan dapat membantu dalam penyediaan fasilitas kesehatan, pembiayaan skrining, dan program edukasi kesehatan. Sementara itu, peran tokoh masyarakat sangat penting dalam mengedukasi dan menghilangkan stigma terhadap penderita TBC, sehingga mereka dapat memperoleh pengobatan tanpa diskriminasi.

Harapan Terhadap Dukungan Pemerintah Pusat

Selain menggalang dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, Pemprov Jateng juga berharap pemerintah pusat terus memperkuat dukungan anggaran dan kebijakan untuk program penanggulangan TBC. Dukungan tersebut dinilai penting agar target eliminasi dapat dicapai sesuai tenggat waktu.

Pemprov Jateng menegaskan akan terus memantau pencapaian indikator penanggulangan TBC di setiap daerah, sekaligus memberikan pendampingan teknis agar pelaksanaan program berjalan efektif. Dengan kerja sama yang solid, Jateng optimistis mampu menurunkan angka kasus secara signifikan dan mencapai kondisi zero TBC pada 2030.