Skintific Skintific Skintific

Himperra Jateng Targetkan Bangun 14.000 Rumah

banner 468x60

Jateng Post – Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) wilayah Jawa Tengah (Jateng) menargetkan pembangunan sebanyak 14.000 unit rumah pada tahun ini. Langkah ambisius tersebut diambil untuk membantu mengurangi backlog atau kekurangan pasokan rumah yang hingga kini masih cukup tinggi di Jateng.

Himperra Siap Bantu Bangun Sejuta Rumah - Suara Merdeka
Himperra Jateng Targetkan Bangun 14.000 Rumah

Ketua Himperra Jateng menyampaikan bahwa kebutuhan hunian layak terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan tingginya angka urbanisasi, sehingga pengembang harus lebih agresif dalam menyediakan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) maupun kalangan menengah.

Dukung Program Pemerintah

Target pembangunan 14.000 rumah ini juga menjadi bagian dari dukungan Himperra terhadap program pemerintah pusat dalam penyediaan sejuta rumah setiap tahunnya. Himperra Jateng menilai bahwa sinergi antara pemerintah, pengembang, dan perbankan sangat dibutuhkan agar masyarakat lebih mudah mengakses pembiayaan perumahan. Mereka berharap pemerintah daerah turut membantu dengan penyederhanaan proses perizinan, penyediaan lahan bersubsidi, dan pembangunan infrastruktur pendukung di kawasan perumahan baru agar daya tarik investasi meningkat.

Baca Juga : Pemprov Jateng upayakan serapan belanja APBD tidak mepet penghujung tahun

Kendala Pembiayaan Masih Jadi Tantangan

Meski demikian, Himperra Jateng mengakui masih ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi dalam merealisasikan target tersebut, terutama terkait akses pembiayaan. Banyak masyarakat berpenghasilan rendah kesulitan mendapatkan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) karena keterbatasan penghasilan dan ketatnya persyaratan perbankan. Untuk itu, Himperra mendorong adanya perluasan skema subsidi bunga maupun subsidi uang muka dari pemerintah pusat agar lebih banyak masyarakat bisa membeli rumah pertama mereka. Di sisi lain, pengembang juga berharap adanya dukungan fiskal seperti keringanan pajak atau bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB).

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Himperra Jateng optimistis bahwa sektor perumahan akan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah karena dapat menciptakan efek berganda ke sektor lainnya, mulai dari industri bahan bangunan, tenaga kerja konstruksi, hingga jasa keuangan. Dengan terealisasinya target pembangunan 14.000 rumah, diharapkan dapat membuka ribuan lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat. Himperra menegaskan komitmennya untuk terus membangun rumah yang berkualitas, terjangkau, dan ramah lingkungan demi mendukung pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Jawa Tengah.