Skintific Skintific Skintific

Gubernur Jateng: SPPG Harus Siap Diperiksa Kapan Pun

banner 468x60

Jateng Post — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya harus siap diperiksa kapan pun demi menjamin keamanan pangan dan keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penegasan itu ia sampaikan seusai memimpin Rapat Koordinasi bersama Badan Gizi Nasional (BGN) di GOR Jatidiri, Semarang, Senin (6/10/2025).

Pastikan Keamanan Pangan, Gubernur Jateng Minta Pengawasan MBG Diperketat
Gubernur Jateng: SPPG Harus Siap Diperiksa Kapan Pun

“SPPG tidak boleh eksklusif. Harus siap diperiksa kapan pun. Termasuk kalau ada kasus, harus ada quick response agar tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat,” tegas Ahmad Luthfi.

Ia menambahkan bahwa keterbukaan dan kesiapan dalam pengawasan merupakan kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pelaksanaan program MBG, terutama dalam hal kualitas dan distribusi makanan bagi masyarakat penerima manfaat.

Baca Juga : Kepala BGN sebut Jateng paling progresif dalam MBG

Pengawasan Ketat untuk Cegah Penyimpangan

Dalam rapat tersebut, Gubernur juga menginstruksikan agar pengawasan terhadap dapur MBG dan SPPG dilakukan secara berlapis, melibatkan dinas terkait di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Pemerintah daerah, menurutnya, harus aktif memantau mulai dari aspek kebersihan dapur, bahan pangan, hingga pendistribusian makanan ke penerima manfaat.

“Kalau kita bicara gizi, maka bicara soal nyawa. Tidak boleh ada kompromi dengan standar keamanan pangan,” ujarnya. Ahmad Luthfi menekankan pentingnya penerapan standard operating procedure (SOP) yang jelas, serta audit berkala untuk memastikan program berjalan sesuai sasaran.

Dorong Kolaborasi dengan Masyarakat dan Lembaga Independen

Selain pengawasan internal, Gubernur Luthfi juga mendorong partisipasi masyarakat dan lembaga independen untuk turut memantau pelaksanaan program MBG. Ia menilai keterlibatan publik akan memperkuat transparansi dan mencegah potensi penyalahgunaan anggaran.

“Kita ingin masyarakat ikut mengawasi. Kalau ada yang janggal, segera laporkan. Pemerintah terbuka terhadap masukan,” katanya.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sendiri merupakan inisiatif nasional yang bertujuan meningkatkan gizi masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan. Melalui SPPG di setiap daerah, program ini diharapkan mampu menghadirkan makanan sehat, bergizi, dan aman secara merata.

Dengan komitmen kuat dari pemerintah provinsi, Ahmad Luthfi berharap Jawa Tengah dapat menjadi contoh pelaksanaan MBG yang transparan, tepat sasaran, dan menjamin kesejahteraan masyarakat. “Yang kita jaga bukan hanya makanan bergizi, tetapi juga kepercayaan rakyat terhadap pemerintah,” pungkasnya.