Jateng Post – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memastikan pemerintah provinsi telah menyiapkan hunian sementara bagi warga terdampak bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara. Kepastian itu disampaikan saat Luthfi meninjau langsung lokasi bencana pada Senin (17/11/2025).

Dalam kunjungannya, Gubernur Luthfi didampingi jajaran BPBD, TNI, Polri, serta perangkat daerah setempat. Ia menegaskan bahwa pemerintah bergerak cepat untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan tempat tinggal layak sambil menunggu proses pembangunan hunian tetap.
“Hunian sementara sudah kita siapkan. Setelah itu baru hunian tetap, karena satu dusun terdampak,” ujar Luthfi dalam keterangan resmi Pemprov Jateng.
“Ini bukan sekadar tempat tinggal. Kebutuhan sandang, pangan, papan, dan pekerjaan warga harus dipikirkan bersama,” lanjutnya.
Baca Juga : Operasi Zebra 2025 di Seluruh Indonesia Digelar Serentak, Polisi Sasar 11 Pelanggaran Lalu Lintas
Seluruh Warga Dievakuasi ke Tempat Aman
Longsor yang melanda Dusun Situkung menyebabkan puluhan rumah rusak dan memaksa warga dievakuasi ke lokasi pengungsian terdekat. Tim gabungan hingga kini masih melakukan asesmen kerusakan rumah, fasilitas umum, serta kondisi psikososial para pengungsi.
Pemerintah provinsi memastikan bahwa seluruh kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari makanan, air bersih, hingga layanan kesehatan, akan terus dipenuhi selama masa tanggap darurat. Relawan dan tenaga medis ditempatkan di sejumlah titik untuk memberikan pendampingan.
Hunian Sementara Rampung dalam Tiga Hari
Menurut Pemprov Jateng, pembangunan hunian sementara ditargetkan selesai dalam waktu tiga hari, mengingat seluruh warga dusun terdampak dan tidak dapat kembali ke rumah mereka. Hunian tersebut akan menggunakan desain rumah modular yang dapat dirakit dengan cepat dan tetap layak untuk ditempati.
“Kita ingin memastikan masyarakat bisa tinggal dengan aman sambil menunggu pembangunan hunian tetap,” kata Luthfi.
Selain hunian, pemerintah juga menyiapkan skema pemulihan sosial ekonomi, termasuk bantuan bagi warga yang kehilangan mata pencaharian akibat bencana.
Pemerintah Susun Tahapan Hunian Tetap
Setelah pembangunan hunian sementara, Pemprov Jateng akan menyusun tahap pembangunan hunian tetap (huntap) di lokasi aman yang telah direkomendasikan oleh ahli geologi. Pemerintah daerah bekerja sama dengan kementerian terkait untuk memastikan proses tersebut berlangsung cepat dan tepat sasaran.
Luthfi menegaskan bahwa penanganan bencana ini harus dilakukan secara komprehensif, tidak hanya fokus pada relokasi, tetapi juga pemulihan kehidupan warga.
“Ini tanggung jawab bersama. Pemerintah akan mengawal sampai warga kembali hidup normal,” tutupnya.
Dengan langkah cepat tersebut, Pemprov Jateng berharap pemulihan kondisi warga terdampak longsor Banjarnegara dapat berjalan lancar dan berkelanjutan.















