Skintific Skintific Skintific

Jelang Hari Santri 2025, Ratusan ASN Jateng Ngaji Kitab Karya KH Hasyim Asy’ari

banner 468x60

Jateng Post — Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional 2025, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mengikuti kegiatan Ngaji Bandongan Kitab Adabul ‘Alim wal Muta’alim, karya pendiri Nahdlatul Ulama (NU), Hadrotussyaikh KH Hasyim Asy’ari. Kegiatan ini digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, pada Senin (20/10/2025).

ASN Jateng Ngaji Kitab Kiai Hasyim Asy'ari Jelang Hari Santri
Jelang Hari Santri 2025, Ratusan ASN Jateng Ngaji Kitab Karya KH Hasyim Asy’ari

Ngaji bandongan tersebut dipimpin langsung oleh Kiai Ubaidillah Shodaqoh, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Itqon, Kota Semarang. Ratusan ASN tampak khusyuk mengikuti pengajian yang menekankan pentingnya adab seorang penuntut ilmu dan pendidik, sesuai nilai-nilai luhur yang diajarkan KH Hasyim Asy’ari.


ASN Didorong Teladani Nilai Santri

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menanamkan nilai-nilai kesantrian dalam budaya kerja ASN.

Baca Juga : Jateng Perkuat Sinergi Ekspor Produk Hewan, Ikan, dan Tumbuhan ke Pasar Global

“ASN harus memiliki semangat santri — disiplin, berakhlak, dan berorientasi pada pengabdian. Kitab ini mengajarkan bagaimana ilmu tidak hanya diukur dari pengetahuan, tetapi juga dari adab dan ketulusan dalam mengabdi,” ujarnya.

Menurutnya, momentum Hari Santri menjadi saat tepat bagi ASN untuk merefleksikan kembali nilai-nilai spiritualitas dan moralitas yang menjadi dasar pelayanan publik.


Menghidupkan Tradisi Keilmuan Ulama Nusantara

Kegiatan ngaji kitab klasik ini juga menjadi bentuk penghormatan terhadap warisan keilmuan para ulama Nusantara. Melalui metode bandongan, Kiai Ubaidillah membacakan dan menjelaskan isi kitab berbahasa Arab tersebut, sementara para peserta mencatat dan menyimak dengan saksama.

Dalam penjelasannya, Kiai Ubaidillah menekankan pentingnya menjaga adab terhadap guru dan ilmu. “KH Hasyim Asy’ari menegaskan bahwa keberkahan ilmu lahir dari adab. Inilah yang harus menjadi pegangan, baik oleh santri maupun ASN yang melayani masyarakat,” tuturnya.


Bagian dari Rangkaian Hari Santri Nasional

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Jawa Tengah, yang juga akan diisi dengan apel besar, kirab santri, lomba seni Islami, serta doa bersama untuk para ulama dan pejuang kemerdekaan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Jateng berharap semangat dan nilai-nilai santri dapat terus dihidupkan di lingkungan birokrasi. “Semoga ASN Jateng menjadi teladan dalam integritas, pelayanan, dan keikhlasan, sebagaimana semangat santri yang diwariskan KH Hasyim Asy’ari,” pungkas Sekda.