Jateng Post – Polda Jawa Tengah (Polda Jateng) berkomitmen untuk mengungkap secara transparan kronologi kematian Iko Juliant, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (FH Unnes) yang dilaporkan meninggal dunia dalam kondisi mencurigakan. Kepolisian menyatakan saat ini penyidik masih mendalami berbagai alat bukti, keterangan saksi, dan hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematiannya.
Kabid Humas Polda Jateng menegaskan bahwa institusinya akan membuka seluruh hasil penyidikan kepada publik setelah proses pemeriksaan selesai. Langkah ini diambil untuk merespons keresahan masyarakat dan keluarga korban yang menuntut kejelasan atas peristiwa tragis tersebut. Ia juga meminta publik untuk bersabar dan tidak berspekulasi sebelum seluruh fakta terungkap secara resmi.

Libatkan Tim Forensik dan Pengawasan Internal
Dalam proses penyidikan, Polda Jateng telah melibatkan tim forensik dari rumah sakit kepolisian untuk melakukan autopsi menyeluruh terhadap jenazah Iko Juliant. Hasil autopsi ini menjadi salah satu kunci untuk menentukan apakah ada unsur kekerasan atau penyebab lain yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Selain itu, Polda Jateng juga mengikutsertakan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk melakukan pengawasan internal selama proses penyelidikan berlangsung. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada pelanggaran prosedur dalam penanganan perkara dan agar proses penyidikan berjalan secara objektif, transparan, serta bebas dari konflik kepentingan.
Baca Juga : Polisi Periksa 2 Saksi Kecelakaan Iko Juliant Mahasiswa Unnes
Tanggapan Keluarga dan Dukungan Publik
Keluarga korban sebelumnya mendesak aparat penegak hukum agar segera mengungkap kasus ini secara terang benderang. Mereka berharap penyidikan dilakukan secara profesional agar tidak ada lagi korban jiwa yang mengalami nasib serupa di masa mendatang. Sejumlah organisasi masyarakat sipil dan pemerhati hak asasi manusia juga menyuarakan dukungan kepada keluarga korban serta mendesak polisi untuk bertindak terbuka.
Polda Jateng memastikan seluruh perkembangan kasus akan diumumkan secara berkala agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat. Mereka juga membuka ruang bagi keluarga korban untuk mengajukan pertanyaan atau menambahkan informasi tambahan yang dapat membantu proses penyidikan.
Dengan sikap terbuka dan profesional, kepolisian berharap kasus kematian Iko Juliant dapat segera terungkap secara tuntas sehingga tidak lagi menimbulkan spekulasi dan keresahan di tengah masyarakat.















