Skintific Skintific Skintific

Puluhan Mahasiswa Berdialog dengan Pimpinan DPRD Jateng

Oplus_16908288
banner 468x60

Jateng Post – Puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah mendatangi kantor DPRD Provinsi Jawa Tengah untuk menyampaikan aspirasi. Mereka menyoroti sejumlah isu strategis, mulai dari transparansi anggaran daerah, kesejahteraan masyarakat, hingga kebijakan pendidikan yang dinilai belum merata.

BEM Semarang Raya Desak Bebaskan Mahasiswa, Kapolda Jateng Absen - Espos.id  | Espos Indonesia dari Solo untuk Indonesia
Puluhan Mahasiswa Berdialog dengan Pimpinan DPRD Jateng

Kehadiran mahasiswa ini disambut langsung oleh pimpinan DPRD Jateng. Suasana pertemuan berlangsung terbuka dan penuh dinamika, dengan mahasiswa diberi kesempatan menyampaikan gagasan serta kritik mereka.

Dialog Terbuka dan Dinamis

Ketua DPRD Jateng mengapresiasi langkah mahasiswa yang memilih berdialog secara langsung dibanding hanya melakukan aksi unjuk rasa di jalan. Menurutnya, ruang dialog adalah bagian penting dalam proses demokrasi.

“Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa. Kritik dan masukan akan kami catat dan menjadi bahan evaluasi dalam menyusun kebijakan ke depan,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, mahasiswa juga menekankan perlunya DPRD lebih aktif mengawasi jalannya pemerintahan daerah, agar setiap kebijakan benar-benar berpihak kepada rakyat kecil.

Baca Juga : Unnes kuliah daring selama empat hari seiring gelombang demo

Mahasiswa Tekankan Isu Pendidikan dan Ekonomi

Beberapa isu yang paling banyak disuarakan adalah mahalnya biaya pendidikan, akses beasiswa yang belum merata, serta lapangan kerja bagi lulusan baru. Selain itu, mahasiswa juga menyoroti harga kebutuhan pokok yang terus berfluktuasi dan berdampak langsung pada daya beli masyarakat.

Salah seorang perwakilan mahasiswa menegaskan bahwa generasi muda tidak ingin hanya menjadi penonton dalam pembangunan daerah. “Kami hadir di sini untuk memastikan DPRD benar-benar bekerja untuk rakyat, bukan sekadar simbol politik,” katanya.

Komitmen DPRD Menindaklanjuti

Menanggapi hal itu, pimpinan DPRD Jateng berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi mahasiswa. Mereka berjanji akan mengagendakan pertemuan lanjutan sekaligus menyampaikan perkembangan pembahasan isu-isu yang diangkat.

Dialog yang berlangsung hampir dua jam ini diakhiri dengan kesepakatan bahwa mahasiswa dan DPRD akan terus menjalin komunikasi, agar suara generasi muda dapat terakomodasi dalam kebijakan daerah.

Demokrasi yang Partisipatif

Pertemuan antara mahasiswa dan DPRD Jateng ini menjadi contoh praktik demokrasi partisipatif di tingkat daerah. Mahasiswa tidak hanya menyuarakan kritik, tetapi juga memberikan solusi. Sementara DPRD membuka ruang dialog sebagai bentuk tanggung jawab terhadap rakyat.

Dengan adanya forum seperti ini, diharapkan sinergi antara generasi muda dan pemerintah daerah semakin kuat, demi mewujudkan pembangunan Jawa Tengah yang adil dan merata.