Skintific Skintific Skintific

Seribu Rumah di Jateng Sudah Nikmati Listrik Gratis

banner 468x60

Jateng Post  – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) berhasil menuntaskan program 1.000 sambungan listrik gratis bagi warga kurang mampu pada tahun 2025. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam pengentasan kemiskinan serta peningkatan kualitas hidup masyarakat, sejalan dengan semangat “Ngopeni Nglakoni Jawa Tengah.”

Kementerian ESDM RI - Media Center - Arsip Berita - 15.000 Rumah di Jawa  Tengah Nikmati Sambungan Pasang Listrik Gratis


Dukung Pemerataan Akses Energi untuk Warga Kurang Mampu

Program listrik gratis ini menyasar warga di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah yang sebelumnya belum memiliki akses terhadap jaringan listrik PLN. Dengan teralirinya listrik ke 1.000 rumah tangga, kini masyarakat dapat menikmati penerangan dan fasilitas rumah tangga yang lebih layak.

Baca Juga : Taekwondo Jateng Penuhi Target Emas di PON Beladiri

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah menjelaskan bahwa program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov Jateng, PLN, dan pemerintah kabupaten/kota. Pendataan penerima manfaat dilakukan secara ketat agar tepat sasaran, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Kami berkomitmen memastikan seluruh warga Jawa Tengah mendapatkan akses listrik yang merata. Ini bukan hanya soal penerangan, tapi juga peningkatan taraf hidup,” ujarnya.


Tingkatkan Kesejahteraan dan Kemandirian Masyarakat

Dengan adanya listrik, warga kini dapat melakukan berbagai aktivitas ekonomi dan pendidikan dengan lebih mudah. Anak-anak bisa belajar di malam hari, sementara pelaku usaha kecil dapat meningkatkan produktivitasnya. Program ini sekaligus mendukung misi Pemprov Jateng dalam menekan angka kemiskinan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Salah satu penerima manfaat di Kabupaten Wonosobo mengungkapkan rasa syukurnya karena kini rumahnya bisa terang di malam hari setelah bertahun-tahun hanya menggunakan lampu minyak.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah. Sekarang anak-anak bisa belajar lebih nyaman dan kami tidak perlu khawatir lagi soal biaya penerangan,” katanya.


Langkah Lanjutan: Menuju Jateng Terang 100 Persen

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan bahwa program listrik gratis ini tidak akan berhenti pada 1.000 rumah. Tahun depan, Pemprov menargetkan lebih banyak keluarga miskin di daerah pelosok untuk mendapatkan bantuan sambungan listrik baru, menuju Jawa Tengah Terang 100 Persen.

“Semangat Ngopeni Nglakoni adalah bagaimana pemerintah hadir untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Listrik adalah hak dasar yang harus dirasakan oleh semua warga,” tutur Gubernur Jateng.

Dengan langkah nyata ini, Jawa Tengah terus membuktikan komitmennya dalam membangun daerah yang inklusif, berkeadilan, dan berdaya bagi seluruh lapisan masyarakat.