Skintific Skintific Skintific

Wagub Jateng Resmikan RPH Halal MAJT MAS Baznas Jateng

banner 468x60

Jateng Post  – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meresmikan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Halal MAJT MAS Baznas Jateng, Jumat (17/10/2025). Fasilitas ini berlokasi di sisi utara kompleks Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Gayamsari, Semarang. Pembangunan RPH ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekosistem produk halal dan ekonomi syariah di Jawa Tengah.

RPH Halal MAJT MAS Diresmikan, Dorong Ekosistem Produk Halal Jateng
Wagub Jateng Resmikan RPH Halal MAJT MAS Baznas Jateng

Dorong Kemandirian Ekonomi Umat

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi antara MAJT, MAS (Majelis Agung Syariah), dan Baznas Jawa Tengah dalam menghadirkan fasilitas pemotongan hewan yang berstandar halal dan higienis. Menurutnya, keberadaan RPH ini tidak hanya penting bagi pemenuhan kebutuhan daging halal, tetapi juga berpotensi besar memperkuat kemandirian ekonomi umat.

“RPH Halal MAJT MAS Baznas ini merupakan contoh nyata kolaborasi antara lembaga keagamaan dan pemerintah dalam membangun ekonomi berbasis syariah. Kita ingin umat Islam menjadi pelaku utama dalam ekosistem halal,” ujar Taj Yasin.

Ia menambahkan, Jawa Tengah memiliki potensi besar dalam sektor peternakan dan pengolahan daging. Dengan adanya RPH berstandar halal, diharapkan rantai pasok daging halal di daerah ini semakin terjamin dan dapat meningkatkan kesejahteraan peternak lokal.

Baca Juga : Kapolri Resmikan 32 SPPG Polri di Jateng


Standar Halal dan Kebersihan Jadi Prioritas

Ketua Harian MAJT, KH Noor Achmad, menjelaskan bahwa pembangunan RPH ini dilakukan dengan mengedepankan standar halal, kebersihan, dan keamanan pangan. Proses penyembelihan akan diawasi langsung oleh petugas bersertifikat halal dan disertai sistem pengolahan limbah ramah lingkungan.

“RPH ini tidak hanya melayani kebutuhan masyarakat sekitar, tetapi juga akan menjadi pusat edukasi dan pelatihan penyembelihan halal bagi para jagal dan pelaku usaha daging,” jelasnya.

Selain itu, pengelolaan RPH akan dilakukan secara profesional dengan melibatkan lembaga zakat dan koperasi umat agar keuntungan yang diperoleh dapat dikembalikan untuk kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.


Dukungan Baznas untuk Pemberdayaan Peternak

Sementara itu, Ketua Baznas Jawa Tengah menegaskan bahwa lembaganya akan terus berperan aktif dalam pengembangan ekonomi umat melalui dukungan pembiayaan dan pendampingan bagi peternak kecil serta pelaku UMKM halal.

“Kami akan bantu dari sisi modal dan pelatihan. Dengan adanya RPH ini, peternak bisa memiliki akses pasar yang lebih luas dan produk yang lebih bernilai jual tinggi,” ungkapnya.


Harapan Menjadi Pusat Ekonomi Syariah di Jawa Tengah

Peresmian RPH Halal MAJT MAS Baznas Jateng ini diharapkan menjadi pilot project pengembangan ekosistem halal di Jawa Tengah. Pemerintah provinsi bersama lembaga keagamaan berkomitmen menjadikan MAJT sebagai pusat kegiatan ekonomi syariah, sosial, dan dakwah modern yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“RPH halal ini bukan sekadar fasilitas pemotongan hewan, tetapi simbol dari semangat kemandirian dan keberkahan ekonomi umat,” pungkas Taj Yasin.