Skintific Skintific Skintific

Wamenkes: Program Speling Efektif Skrining Penderita TB di Jateng

banner 468x60

Jateng Post  – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Dante Saksono Harbuwono mengapresiasi penerapan Program Speling (Screening Pelayanan Keliling) yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Program tersebut dinilai efektif dalam mempercepat skrining dan deteksi dini penderita Tuberkulosis (TB) di berbagai wilayah.

Wamenkes Nilai Program Speling di Jateng Efektif Skrining Penderita TBC
Wamenkes: Program Speling Efektif Skrining Penderita TB di Jateng

Hal itu disampaikan Wamenkes saat meninjau kegiatan layanan Speling di Kota Semarang, Rabu (5/11/2025). Program inovatif ini menggabungkan pendekatan digital, pelayanan kesehatan keliling, dan kolaborasi lintas sektor dalam upaya memperkuat sistem deteksi dan penanganan penyakit menular, khususnya TB.

“Speling ini adalah langkah konkret dalam mempercepat eliminasi TB di Indonesia. Dengan layanan keliling dan integrasi digital, masyarakat bisa lebih mudah terjangkau dan kasus TB dapat ditemukan lebih cepat,” ujar Dante Saksono Harbuwono.


Deteksi Dini Jadi Kunci Eliminasi TB

Wamenkes menjelaskan, salah satu tantangan terbesar dalam penanganan TB adalah banyaknya kasus yang tidak terdeteksi karena keterbatasan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Melalui Speling, masyarakat dapat memeriksakan diri tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan, karena layanan dilakukan langsung di wilayah pemukiman, sekolah, dan tempat kerja.

Baca Juga : MUI sebut para mantan presiden layak jadi pahlawan nasional

“Kita tidak bisa menunggu pasien datang ke puskesmas. Program seperti Speling ini proaktif menjangkau masyarakat, terutama mereka yang berisiko tinggi,” jelas Dante.

Menurut data Kementerian Kesehatan, Provinsi Jawa Tengah termasuk wilayah dengan jumlah kasus TB cukup tinggi di Indonesia. Karena itu, pendekatan berbasis komunitas dan teknologi dianggap sangat penting untuk mempercepat target Indonesia Bebas TB tahun 2030.


Kolaborasi Daerah dan Inovasi Digital

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, menuturkan bahwa program Speling merupakan bentuk inovasi pelayanan publik di sektor kesehatan. Program ini mengombinasikan unit mobil layanan kesehatan keliling dengan aplikasi digital pencatatan dan pelaporan hasil skrining yang terintegrasi dengan sistem nasional Kementerian Kesehatan.

“Melalui sistem digital ini, data pasien bisa langsung tercatat secara real time dan ditindaklanjuti oleh fasilitas kesehatan terdekat. Hasilnya, penemuan kasus TB meningkat signifikan,” kata Yulianto.

Ia menambahkan, sejak diterapkan awal 2025, program Speling telah menjangkau puluhan ribu warga di berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah. Selain skrining TB, layanan ini juga digunakan untuk pemeriksaan penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes.


Dorong Replikasi ke Daerah Lain

Wamenkes Dante berharap inovasi serupa dapat direplikasi di provinsi lain. Menurutnya, kunci keberhasilan program Speling terletak pada kolaborasi antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan dukungan masyarakat.

“Jika semua daerah bisa berinovasi seperti Jawa Tengah, target eliminasi TB bukan hal yang mustahil. Ini contoh nyata transformasi layanan kesehatan berbasis teknologi dan jemput bola,” pungkasnya.

Dengan keberhasilan Speling, Jawa Tengah disebut menjadi salah satu provinsi pelopor deteksi dini TB berbasis digital dan pelayanan keliling, sekaligus menjadi model nasional dalam upaya pengendalian penyakit menular di Indonesia.