Jateng Post – Tim Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah (Jateng) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Mako Ditreskrimsus Polda Jateng, Jalan Sukun Raya, Banyumanik, Kota Semarang, Jumat (8/8/2025) pagi. Kegiatan ini disambut antusias oleh warga karena mereka bisa membeli beras dengan harga jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran.
GPM dipimpin langsung oleh Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Arif Budiman dan dilaksanakan bekerja sama dengan Bulog Kanwil Jateng. Menurut Arif Budiman, kegiatan ini merupakan bentuk tindak lanjut instruksi Kapolri untuk melakukan intervensi pasar sebagai langkah strategis menekan kenaikan harga beras di lapangan.
“Pagi hari ini Ditreskrimsus Polda Jateng melaksanakan Gerakan Pangan Murah bersama Bulog. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut instruksi Bapak Kapolri agar kita melakukan intervensi pasar untuk menekan kenaikan harga beras di lapangan,” jelas Arif Budiman.
Baca Juga : Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Tegur Bupati Pati: Jangan Arogan!
Warga terlihat memadati area GPM sejak pagi. Banyak yang membawa karung atau wadah besar untuk membeli beras dalam jumlah cukup banyak. Menurut salah satu warga, Rini (42), harga beras di GPM ini lebih terjangkau sehingga sangat membantu di tengah melonjaknya harga bahan pokok.
“Berasnya bagus, harganya lebih murah daripada di pasar. Ini sangat membantu kami,” ujar Rini.
Selain beras, GPM juga menyediakan sejumlah kebutuhan pokok lain dengan harga terjangkau. Namun, beras menjadi komoditas yang paling diminati dan cepat habis dibeli warga.
Beras Murah Diserbu Warga di Gerakan Pangan Murah Polda Jateng
Kegiatan seperti ini dinilai sangat bermanfaat karena mampu memberikan akses kepada masyarakat untuk mendapatkan bahan pokok berkualitas dengan harga yang lebih rendah. Hal ini diharapkan dapat membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, terutama di tengah fluktuasi harga pangan.
Polda Jateng menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah akan terus digelar secara berkala di berbagai wilayah di Jawa Tengah. Tujuannya tidak hanya untuk menekan harga beras, tetapi juga menjaga stabilitas pasokan pangan serta memperkuat sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan Bulog.
Dengan adanya GPM, diharapkan kestabilan harga bahan pokok dapat terjaga dan daya beli masyarakat tetap kuat. Polda Jateng berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui program-program sosial yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.
















